Postingan

Menampilkan postingan dengan label keanekaragaman

Ancaman terhadap Keanekaragaman Hayati

Keanekaragaman hayati yang ada di permukaan bumi ini bukanlah sesuatu yang bersifat kekal, artinya setiap saat dapat mengalami perubahan, terutama dalam hal jumlahnya.  Dalam kenyataannya, keanekaragaman hayati di Indonesia mengalami perubahan yang cenderung berkurang dan mungkin pada suatu ketika tinggal memiliki beberapa jenis tumbuhan atau hewan saja. Perubahan keanekaragaman hayati sebagian besar disebabkan oleh aktivitas manusia, bencana alam, maupun seleksi alam. Apa saja Aktivitas Manusia yang dapat mengancam kelangsungan keanekaragaman Hayati ? Seiring berjalannya waktu dari tahun ke tahun berikuttnya, jumlah keanekaragaman hayati akan terus berkurang disebabkan oleh aktivitas manusia yang bersifat mengancam kelangsungan kelestarian keanekaragaman hayati atau bersifat merugikan, misalnya pembukaan hutan, pengurukan lahan basah, pertambangan, pencemaran lingkungan, dan seleksi alam. a. Pembukaan Hutan Sering kita memperoleh informasi dari membaca koran atau menonto...

KEANEKARAGAMAN HAYATI DI INDONESIA

Gambar
Perhatikan gambar peta persebaran keanekaragaman hayati pada g ambar berikut ! Indonesia terletak di antara dua zona, yaitu zona Oriental dan Australia. Zona Oriental meliputi wilayah barat Indonesia, yaitu Sumatra, Bali, Jawa, dan Kalimantan sehingga pada zona ini hewan-hewan dan tumbuh-tumbuhan memiliki kemiripan dengan yang terdapat di Benua Asia. Di wilayah Timur Indonesia, yaitu Maluku dan Papua, termasuk zona Australia, sehingga hewan hewan dan tumbuh-tumbuhan juga memiliki kemiripan dengan Benua Australia. Zona peralihan, yaitu yang terdapat di wilayah tengah antara zona Asia dan Australia, misalnya Sulawesi dan Nusa Tenggara , pada tempat ini hewan-hewan dan tumbuh-tumbuhannya mempunyai kemiripan antara Australasia dan Oriental. Di dunia ini terdapat enam zona persebaran makhluk hidup ( biogeografi ), yaitu zona Neotropik , zona Neartik, zona Etiopia, zona Paleartik, zona Oriental , dan zona Australasia . Indonesia merupakan negara kepulauan karena memiliki lebih dar...

Tingkat Keanekaragaman Hayati

Gambar
Coba perhatikan keanekaragaman hayati di dunia, misalnya jenis harimau yang ada di muka bumi. Walaupun di kedua wilayah tersebut sama-sama terdapat harimau loreng, namun jenisnya berbeda baik bentuk, ukuran tubuh, maupun warna bulunya.  Mengapa kedua jenis harimau yang berasal dari tempat yang berbeda dapat memiliki bentuk, ukuran, dan warna beragam? Terjadinya keragaman harimau tersebut dapat disebabkan oleh faktor keturunan (genetik) maupun faktor lingkungan. Faktor keturunan merupakan sifat bawaan (gen) yang diwariskan dari induk pada keturunan yang jenisnya dapat beragam, sedangkan faktor lingkungan merupakan hubungan timbal balik ( interaksi ) antara makhluk hidup ( biotik ) dengan lingkungan tak hidup ( abiotik ). Lingkungan sekitar makhluk hidup terdiri atas komponen fisik (seperti sinar matahari, suhu, iklim, udara, kelembapan, air dan tanah) dan komponen kimia (seperti kandungan mineral, keasaman, dan salinitas). Dari uraian di atas, dapat kita simpulkan bahwa keanekaragam...